TOP 1 Oli sintetik mobil-motor Indonesia |

Bagian Daging Kambing yang Lezat untuk Diolah - KOMPAS.com” plus 1 info menarik lainnya

Jumat, 04 November 2011

Bagian Daging Kambing yang Lezat untuk Diolah - KOMPAS.com” plus 1 info menarik lainnya


Bagian Daging Kambing yang Lezat untuk Diolah - KOMPAS.com

Posted: 03 Nov 2011 09:53 PM PDT

KOMPAS.com — Sedang bersiap untuk merayakan Idul Adha? Pasti Anda juga sudah bersiap untuk membeli daging kambing dan mencari resep-resep masakan yang lezat. Sebelum mengolah berbagai jenis makanan dari daging kambing, kenali terlebih dulu bagian-bagiannya dengan tepat.

"Setiap jenis bagian daging kambing itu berbeda penanganan dan pengolahannya," ujar Chef Haryo Pramoe dalam acara "Berbagi Kehangatan Masakan Kambing Bango Jelang Perayaan Idul Adha" di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/10/2011) lalu.

Berikut adalah bagian daging kambing yang bisa Anda pilih untuk masakan Anda.

1. Kaki depan (lamb foreshank).
Bagian ini terdapat di bagian paha sampai kaki. Terbagi menjadi dua macam, yaitu kaki depan dan kaki belakang. Kaki depan lebih keras dibandingkan kaki belakang karena kaki depan memiliki lebih banyak otot daripada lemak. Karena itu, pengolahan kaki kambing bagian depan harus lebih lebih lama daripada kaki belakang.

Cocok diolah untuk: Aneka makanan berkuah yang dimasak dalam waktu yang lama, seperti semur, kari, dan sup.

2. Sengkel (lamb shank). Kaki belakang ini memiliki tekstur yang lebih empuk dibandingkan kaki depan.

Cocok diolah untuk: roast lamb, semur.

3. Panggul (lamb leg)
. Karakter dari daging panggul ini adalah teksturnya yang lebih empuk dibandingkan sengkel atau lamb shank. Aromanya pun tidak terlalu kuat karena kadar lemaknya lebih sedikit dibanding bagian perut.

Cocok diolah untuk: sate kambing, gulai, dan tongseng kambing.

4. Iga (rib).
Pada umumnya bagian ini lebih empuk dan biasa disajikan dalam olahan bakar atau sup. Sebelum proses pembakaran, sebaiknya iga kambing direbus terlebih dulu menggunakan panci bertekanan tinggi dengan menambahkan daun salam, serei, kunyit untuk menghilangkan bau prengus. Selain itu, campuran bumbu ini juga dapat menghilangkan efek lengket akibat lemak dari iga.

Cocok diolah untuk: iga bakar, sup.

5. Has luar (sirloin).
Bagian ini merupakan bagian daging yang memiliki tekstur empuk dan biasanya terdapat sedikit lemak.

Cocok diolah untuk: rendang, steak, sate.

6. Has dalam (tenderloin). Seperti juga daging sapi, daging has dalam dari kambing merupakan salah satu bagian yang terbaik karena teksturnya yang empuk dibandingkan daging has luar atau sirloin.

Cocok diolah untuk: tongseng, sate.

7. Bahu (chateaubriand).
Chateaubriand merupakan bagian daging kambing yang terletak pada punuk bagian atas. Bahu merupakan salah satu bagian yang empuk dan lebih mahal dibandingkan bagian manapun.

Cocok diolah untuk: steak dan sate.

 * Ingin mengetahui problema ibu bekerja, tips gaya dan menjaga kebugaran, baca Lipsus Working Mom.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Gudeg koyor sambel tumpang selalu dicari - Solopos

Posted: 03 Nov 2011 11:19 PM PDT

GUDEG—Ny Giyanto menunjukkan menu gudeg andalannya, Kamis (3/11/2011). (JIBI/SOLOPOS/Yus Mei Sawitri)

Kuliner di Boyolali sangat identik dengan soto. Warung apapun yang menyediakan soto, biasanya laris manis diserbu pembeli dan penikmat kuliner.

Namun tak ada salahnya mencoba ragam kuliner lain di Kota Susu. Salah satunya warung Sari Roso yang berlokasi di Jalan Merbabu No 25 Boyolali. Meski warungnya sederhana, mereka punya langganan fanatik.

Daya tarik utama dari warung ini adalah menu gudeg koyor dan sambel tumpang. Bahkan ketika Espos menyambangi warung ini pada jam makan siang, stok makanan yang tersedia tinggal sedikit.

"Saya sudah berjualan di sini belasan tahun, mungkin sekitar 15 tahun. Walaupun sempat pindah warung, pelanggan setia mencari. Saya juga tidak tahu apa sebabnya. Mungkin sudah cocok dengan rasa makanan kami," ungkap Ny Giyanto, 55, sang pemilik warung, ketika berbincang dengan Espos, Kamis (3/11/2011).

Pelanggan warung Ny Giyanto mayoritas pekerja kantoran, apalagi warungnya terletak tak terlalu jauh dari kantor Pemkab Boyolali dan kantor-kantor lainnya. Biasanya dia juga kerap mendapat pesanan dari instansi-instansi, dalam partai kecil dan besar.

"Yang paling banyak dicari di sini adalah gudeg koyor dan sambel tumpang. Entah benar atau tidak, tapi katanya pembeli rasanya beda dengan di tempat lain. Saya memakai resep yang diajarkan ibu saya dulu, yang kebetulan sangat suka memasak. Mereka bilang rasa masakannya Jawa sekali, jadi mereka suka," bebernya.

Menikmati sambel tumpang bertambah nikmat jika dipadukan dengan sayuran-sayuran hijau. Menu seperti ini biasa disebut dengan gudang sambel tumpang. Campuran sayuran tersebut membuat makanan menjadi lebih segar.

Kenikmatan sambal tumpang bakal bertambah jika dilengkapi dengan lauk wader. Itulah sajian favorit yang banyak dicari pelanggan setia masakan Ny Giyanto.

"Masak tumpang biasanya cuma satu panci. Kadang cepat habis, tapi kadang juga sampai sore. Kadang sebelum jam makan siang saja sudah habis kalau kebetulan lagi pas banyak pesanan," imbuhnya.

(Yus Mei Sawitri)

Dalam Kuliner | Tags ,, , , , ,

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposting oleh Rakhma di 15.28  

0 komentar:

Posting Komentar